Penggunaan Aplikasi Google Meet dalam Menunjang Keefektifan Belajar Daring Masa Pandemi Covid-19 di SMA Negeri 3 Pekanbaru

Abstract

So that online learning can run well, teachers are expected to be able to take advantage of technology in their learning. One of the uses of technology is using learning application media. At SMA Negeri 3 Pekanbaru, they have used the Google Meet application, Google Classroom, and Whatsapp in the online learning process. From several observations in the field, SMA Negeri 3 Pekanbaru teachers are more likely to use the Google Meet application in online learning. The Google Meet application is considered to be easier and more effective in delivering learning material. This study aims to describe the perceptions of students and teachers and the process of using the Google Meet application in online learning at these schools. This type of research is a qualitative research with a descriptive-analysis approach. Based on field research, it is known that the Google Meet application is classified as more effective than other learning application media. The use of Google Meet which is of interest to students and teachers certainly supports the implementation of effective online learning during the COVID-19 pandemic.

References

[1]Hasan, M. (2020). Perubahan Paradigma Pendidikan dan Ekonomi Dimasa Pandemi Covid-19: Peluang, Tantangan, dan Strategi. Jawa Barat: CV. Media Sains Indonesia.
[2] Anugrahana, A. (2020). Hambatan, Solusi dan Harapan: Pembelajaran Daring Selama Masa Pandemi Covid-19 Oleh Guru Sekolah Dasar. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 10(3), 282-289. https://doi.org/10.24246/j.js.2020.v10.i3.p282-289
[3]Rustaman, A. H. (2020). Efektivitas Penggunaan Aplikasi Daring, Video Conference Dan Sosial Media Pada Mata Kuliah Komputer Grafis 1 Di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 4(3), 557-562. http://dx.doi.org/10.36312/jisip.v4i3.1274
[4] Pujiasih, E. (2020). Membangun Generasi Emas dengan Variasi Pembelajaran Online di Masa Pandemi Covid-19. Ideguru : Jurnal Karya Ilmiah Guru, 5(1), 42-48.
[5]Sawitri, D. (2020). Penggunaan Google Meet Untuk Work From Home Di Era Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Jurnal Prioritas : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 13-21. Available at: http://jurnal.harapan.ac.id/index.php/Prioritas/article/view/161
[6]Irmawanty., Sumantri, M. S., & Japar, M. (2020). Pendampingan Menulis Karya Tulis Ilmiah (KTI) Pada Guru Madrasah Ibtidaiyah Secara Online dengan Menggunakan Google Meet. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta, 26 Agustus, 146-53.
[7]Nalurita, S. (2021). Pemanfaatan Aplikasi Google Meet Pada Mata Kuliah Teknik Proyeksi Bisnis Semester Gasal Tahun Pelajaran 2020/2021 di Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (Unsurya) (Studi pada Mahasiswa Prodi Manajemen Kelas G). Jurnal Ilmiah Manajemen Surya Pasca Scientia, 10(1), 22-30.
[8]Abidin, Z., Hudaya, A., & Anjani, D.(2020). Efektivitas Pembelajaran Jarak Jauh Pada Masa Pandemi Covid-19. Reseacrh and Development Journal of Education (Special Edition), 131-146. http://dx.doi.org/10.30998/rdje.v1i1.7659
[9]Nuriansyah, F. (2020). Efektifitas Penggunaan Media Online Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Pada Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Saat Awal Pandemi Covid-19. Jurnal Pendididikan Ekonomi Indonesia, 1(2), 61-65.
[10] Irmawanty., Sumantri, M. S., & Japar, M. (2020). Pendampingan Menulis Karya Tulis Ilmiah (KTI) Pada Guru Madrasah Ibtidaiyah Secara Online dengan Menggunakan Google Meet. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta, 26 Agustus, 146-53.
[11]Rustaman, A. H. (2020). Efektivitas Penggunaan Aplikasi Daring, Video Conference Dan Sosial Media Pada Mata Kuliah Komputer Grafis 1 Di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 4(3), 557-562. http://dx.doi.org/10.36312/jisip.v4i3.1274
[12]Sayidah, N. (2018). Metodologi Penelitian Disertai Dengan Contoh Penerapannya Dalam Penelitian. Sidoarjo: Zifatama Jawara.
[13]Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif: Untuk Penelitian yang Bersifat: Eksploratif, Enterpretif, Interaktif, dan Konstruktif. Bandung: Alfabeta.
[14]Manab, A. (2017). Menggagas Penelitian Pendidikan: Pendekatan Studi Kasus. Yogyakata: Kalimedia.
[15]Arikunto, S. (2002). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Asdi Mahasatya.
[16]Putrawangsa, S., & Hasanah, U. (2018). Integrasi Teknologi Digital dalam Pembelajaran di Era Industri 4.0. Jurnal Tatsfiq, 16(1), 42-54. https://doi.org/10.20414/jtq.v16i1.203
[17]Absor, N. F. (2020). Pembelajaran Sejarah Abad 21: Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Pandemi Covid-19. Choronologia: Journal of History Education, 2(1), 30-35. http://dx.doi.org/10.22236/jhe.v2i1.5502
[18]Wulandari, S. S. (2018). Peningkatan Kompetensi Profesional Guru Kewirausahaan Melalui Lesson Study Berbasis Pantai dan Laut. JPE (Jurnal Pendidikan Edutama), 5(2), 69-78. http://dx.doi.org/10.30734/jpe.v5i2.193
[19]Handarini, O. I., & Wulandari, S. S. (2020). Pembelajaran Daring Sebagai Upaya Study From Home (SFH) Selama Pandemi Covid-19. Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP), 8(3), 496-503.
[20]Astuti, A. D., & Prestiadi, D. (2020). Efektivitas Penggunaan Media Belajar Dengan Sistem Daring Ditengah Pandemi Covid-19. Prosiding Web-Seminar Nasional (Webinar), 20 Juni, 129-135.
[21]Wati., N. M. W. (2020). Efektivitas Pembelajaran Menggunakan Aplikasi Google Meet Pada Anak SMA di Masa Pandemi Covid-19. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(3a-1). Retrieved from http://jayapanguspress.penerbit.org/index.php/cetta/article/view/991
Published
2021-04-30
Section
Educational Technology Article